Penyebab , Gejala , Efek Amandel Dan Pengobatannya pada orang dewasa dan Anak

Tags
Loading...
loading...
Amandel atau yang disebut dengan tonsil merupakan dua massa dari jaringan limfatik/sistem kekebalan tubuh yang ada pada bagian belakang tenggorokan. Selain berfungsi sebagai filter yang dapat menjebak kuman yang masuk ke dalam saluran napas, amandel juga dapat menghasilkan antibodi yang dapat membantu tubuh dalam melawan infeksi pada pernapasan.

Penyebab , Gejala , Efek Amandel Dan Pengobatannya

Penyebab , Gejala , Efek Amandel Dan Pengobatannya pada orang dewasa dan Anak
Ketika lahir, Amandel memiliki ukuran keci, kemudian secara bertahap amandel menjadi bertambah besar sampai usia 8 - 9 tahun. Tapi selanjutnya amandel tersebut akan kembali mengecil di usia 11 - 12 tahun namun tidak hilang sepenuhnya. Saat amandel ini terinfeksi, maka akan berubah menjadi radang amandel atau yang biasa disebut dengan tonsilitis.

Penyebab dan Gejala Radang Amandel

Kebanyakan radang Amandel dialami oleh anak-anak pada usia sekolah dasar yang disebabkan oleh infeksi virus. Kemungkinan besar virus yang menjadi penyebabnya adalah virus Epstein-Barr (EBV) dan virus influenza (flu). Beberapa bakteri juga diketahui dapat menyebabkan radang amandel. Jenis bakteri yang paling umum menyebabkan amandel adalah jenis organisme yang biasanya juga menyebabkan radang tenggorokan.

Radang Amandel yang disebabkan oleh radang tenggorokan hanya terjadi sekitar 30% pada anak-anak dan jarang sekali terjadi amandel pada orang dewasa . Kuman ini dapat ditularkan lewat kontak langsung seperti biasanya dengan orang lain, seperti halnya tetesan yang ada di udara akibat bersin. Selain itu, penularan juga bisa terjadi lewat kontak oral/mulut.

Amandel mencoba melawan virus serta bakteri yang akan masuk melalui mulut ataupun hidung kita. Hal tersebut menyebabkan terjadinya infeksi pada amandel dan kemudian terjadi pembengkakan. Pada akhirnya amandel akan meradang dan akan timbul rasa sakit. Ada beberapa virus serta bakteri yang dapat menyebabkan penyakit amandel. Diantanya adalah adenovirus, bakteri streptococcus pyogenes, bakteri hemolitikus, virus parainfluenza, virus Influenza, virus Epstein-Barr, virus herpes simplex dan Enterovirus.

Gejala utama dari radang Amandel adalah terjadinya peradangan serta pembengkakan pada amandel. Terkadang pembengkakan terjadi cukup parah sampai menutupi saluran pernafasan. Gejala lain dari amandel dianatarnya adalah:
1. Nyeri yang terjadi pada tenggorokan
2. Amandel menjadi berwarna kemerahan
3. Terdapat lapisan yang berwarna putih atau kuning pada amandel
4. Terdapat lepuh atau borok yang terasa sakit pada tenggorokan
5. Mengalami keparauan atau suara serak. Bahkan sampai kehilangan suara
6. Mengalami sakit kepala
7. Nafsu makan yang menurun
8. Telinga terasa nyeri
9. Mengalami kesulitan saat menelan
10. Teradi pembengkakan pada kelenjar getah bening di bagian leher atau pada daerah rahang
11. Penderita biasanya mengalami demam serta menggigil.
12. Bau mulut yang tidak sedap

Efek dan Cara Pengobatan dari Amandel

Hampir 70% penyebab dari penyakit Amandel adalah faktor makanan yang dikonsumsi. Apabila dibiarkan tentu akan begitu mengganggu saluran tenggorokan anda. Saluran tenggorok merupakan salah satu sistem pernapasan serta sistem pencernaan tubuh.

Apabila sudah begini maka hal tersebut akan sangat berbahaya. Kemudian amandel yang dialami akan semakin kronis dan kritis. Ada beberapa efek yang dapat timbul akibat penyakit Amandel tersebut:

Efek Amandel

1. Menurunnya tingkat oksigen
Radang amandel yang terus menerus menerima serangan bakteri serta virus akan menyebabkan tonsil menjadi semakin membesar. Keadaan seperti ini biasa disebut dengan hypertrofi. Pembesaran dari tonsil ini akan menyebabkan ruang pernapasan menyempit. Dampak dari hal ini adalah suplai dari oksigen di dalam tubuh menjadi semakin sedikit. Kondisi seperti ini nantinya akan memperburuk kondisi sistem pernapasan.
2. Menurunnya daya konsentrasi
Kurangnya suplai dari oksigen di dalam tubuh, yang nantinya akan diikat oleh darah dan di salurkan ke otak akan menyebabkan menurunnya fungsi otak. Otak sangat memerlukan suplai dari oksigen untuk agar tetap berfungsi dengan baik. Kekurangan oksigen nantinya dapat mengurangi daya ingat dan daya konsentrasi.
3. Nafsu makan akan berkurang
Kondisi dari peradangan amandel akan membuat anda merasa tidak nyaman. Menelan ludah saja begitu terasa nyeri, apalagi harus menelan makan ataupun minum. Tidak jarang penderita dari penyakit amandel merasa kurang memiliki nafsu makan. Bahkan pola makan mereka menjadi tidak teratur.
4. Kondisi Psikologis Terganggu
Penderita amandel akan menderita pikiran yang berat serta dapat merasa stres dengan kondisi yang sedang dialami. Hal tersebut tentu akan mengganggu psikologis mereka. Sakit yang dirasakan oleh penderita tentu akan sangat mengganggu ketenangan dari pikiran mereka. Rasa nyeri dapat dirasakan oleh seluruh badan, sehingga akan timbul gejala seperti menggigil, sakit kepala, dan demam.
5. Komplikasi saluran THT
Apabila radang amandel semakin kronis dimana amandel sudah sangat membesar, hal ini akan berpotensi pada komplikasi saluran THT lainnya. Apabila sudah seperti ini maka tindakan medis sangat diperlukan. Biasanya akan dilakukan pembedahan.

Untuk pengobatan radang amandel itu sendiri sangat tergantung dari apa yang menyebabkan radang amandel terjadi. Untuk mengetahui penyebabnya, dokter biasanya akan menggunakan tes rapid strep ataupun throat swab culture. Jenis tes tersebut dilakukan dengan cara pengambilan sampel dari bagian belakang tenggorokan atau amandel. Kemudian laboratorium akan menentukan apa penyebab dari amandel tersebut.
Baca juga :  Cara Mengatasi Cegukan Yang Terus-Menerus Pada Orang Dewasa

 Pengobatan Amandel

Apabila tes tersebut menunjukkan radang amandel yang dikarenakan oleh bakteri, pengobatannya adalah dengan menggunakan antibiotik. Antibiotik dapat diberikan untuk satu kali shoot ataupun 10 hari berturut turut melewati mulut.

Walaupun gejala dari amandel kemungkinan akan membaik dalam tiga atau empat hari setelah dilakukan pengobatan, sangat penting untuk menghabiskan seluruh obat yang diberikan oleh dokter. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa bakteri tersebut telah benar-benar hilang. Apabila radang amandel dikarenakan oleh virus, maka antibiotik tidak akan berguna. Tubuh anda nantinya akan melawan infeksi itu sendiri. Disamping itu, supaya anda merasa lebih baik, ada pula beberapa hal yang dapat anda lakukan yakni:
1. Istirahat yang cukup
2. Minumlah air yang hangat ataupun cairan yang dingin untuk bisa meringankan rasa sakit
3. Tenggorokan
4. Memakan makanan yang lunak atau halus
5. Gunakanlah alat cool-mist vaporizer ataupun humidifier di ruangan anda
6. Berkumurlah dengan menggunakan air garam yang hangat
7. Mengonsumsi obat yang dapat menghilangkan rasa sakit, contohnya seperti acetaminophen atau ibuprofen.
Amandel adalah bagian penting dari sistem kekebalan tubuh seumur hidup anda, sehingga hal yang paling baik adalah menghindari untuk kehilangannya. Tapi, apabila radang tonsil terjadi berulang kali dan juga persisten, atau apabila pembesaran amandel dapat menyebabkan obstruksi pada jalan napas atas atau kesulitan dalam makan, operasi dari pengangkatan amandel atau disebut dengan tonsilektomi perlu untuk diperlukan.

Setelah ini apabila anda ingin menghilangkan Amandel, dokter sudah dapat menggunakan berbagai macam teknik operasi amandel seperti halnya laser, energi ultrasonik, gelombang radio ataupun elektrokauter yang digunakan untuk memotong, membakar serta menguapkan Amandel yang membengkak.Demikian artikel amandel yang dapat Tenggorokan.COM tuliskan semoga menambah wawasan bagi Anda!.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon