Tampilkan postingan dengan label Ciri-Ciri Amandel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ciri-Ciri Amandel. Tampilkan semua postingan

Tanda Tanda Atau Ciri Ciri Penyebab Amandel Bengkak Dan Pantangannya

Penyakit amandel memang terjadi pada semua kalangan dan bisa sering terjadi karena penyakit ini tergolong menular. Jika anda sering mendengar penyakit tersebut, mungkin anda merasa bahwa penyakit ini sama seperti batuk dan pilek atau tergolong penyakit yang ringan. Seringan-ringannya penyakit, jika disepelekan maka akan menjadi hal yang berbahaya dan serius. Sama seperti Amandel Bengkak yang jika pembengkakannya tidak berhenti atau berkurang, maka bisa mempengaruhi kesehatan sebab dapat menghambat pernapasan seseorang.

Tanda Tanda Atau Ciri Ciri Penyebab Amandel Bengkak Dan Pantangannya

Tanda Tanda Atau Ciri Ciri Penyebab Amandel Bengkak Dan Pantangannya
Radang pada amandel muncul karena adanya virus atau bakteri yang masuk dalam mulut dan mulai menginfeksi bagian amandel. Penyakit ini bisa muncul karena kurangnya menjaga kebersihan makanan. Dalam kondisi yang parah dan serius, dokter bisa menyarankan bahwa Amandel Bengkak harus segera di operasi guna melakukan pengangkatan amandel tersebut. Seperti radang tenggorokan, sakit amandel atau tonsillitis dibagi menjadi dua yakni radang amandel kronis dan akut. Jika sudah kronis, maka penderita akan sering mengalami radang amandel yang sering kambuh sebanyak 5 kali dalam setahun. Berbeda pada penderita amandel akut yang masa infeksinya bisa mencapai sekitar 4 minggu.

Peradangan di amandel disebabkan amandel berusaha untuk membasmi kuman yang masuk dalam tubuh. Sebab, amandel adalah penghasil limfosit dan juga antibodi sebagai bagian dari pertahanan tubuh terutama dalam menghadapi berbagai jenis kuman yang masuk melalui hidung dan mulut. 

Lantas, apa tanda-tanda atau ciri-ciri sakit amandel?

Inilah beberapa pertanda bahwa sakit amandel mulai muncul:
1. Sakit di tenggorokan
2. Demam
3. Kelenjar getah bening membengkak
4. Sakit kepala
5. Suara hilang atau serak
6. Muntah
7. Kesulitan menelan makanan atau minuman
8. Bau mulut
9. Tenggorokan terasa kering
10. Terasa ada yang mengganjal di tenggorokan

Semua itu adalah gejala umum yang terjadi saat sakit amandel. Semua gejala tersebut sudah pasti lebih dari cukup untuk membuat anda merasa tidak nyaman dan bahkan akan mengganggu seluruh aktivitas yang sudah anda rencanakan dalam beberapa hari kedepan.

Sedangkan ketika amandel mulai bengkak, penderita akan mengalami gejala lainnya seperti batuk, rasa seperti sakit flu atau hidung tersumbat, amandel kemerahan dan bengkak, leher ikut membengkak, tubuh terasa pegal-pegal dan mata terasa sakit.

Faktor Risiko Penyebab Amandel Bengkak

Ada beberapa penyebab Amandel Bengkak muncul dan penyebab amandel kambuh terutama pada penderita sakit amandel kronis yakni sebagai berikut:

1. Asupan vitamin C sangat kurang
Penyebab sakit amandel kambuh adalah karena kurangnya vitamin C pada tubuh. Vitamin C dapat ditemukan secara mudah pada berbagai sayuran dan buah-buahan. Buah yang kaya dengan vitamin C adalah buah jeruk, jambu biji, lemon dan buah lainnya. Vitamin ini dibutuhkan untuk tubuh karena menunjang kesehatan sebab dapat mengobati berbagai infeksi virus dan bakteri seperti sariawan dan lainnya. Setiap harinya, tubuh membutuhkan sekitar 500 mg vitamin ini untuk mencegah berbagai penyakit sepertihalnya Amandel Bengkak.

2. Kurang memperhatikan asupan makanan
Penyebab lainnya mengapa amandel anda bisa membengkak adalah sebab anda kurang peduli terhadap makanan yang tepat untuk tubuh anda. Anda mungkin memiliki kebiasaan makan makanan yang kurang sehat misalnya dengan makan makanan cepat saji yang dilengkapi dengan pengawet. Apalagi jika anda penyuka makanan pedas dan manis, tentu saja ada banyak bahan pengawet disana. Tidak hanya itu, makanan berpengawet juga biasanya dilengkapi dengan pewarna makanan yang benar-benar mencolok. Makanan seperti ini sangat rentan dalam memicu amandel menjadi bengkak sebab harus bekerja lebih ekstra untuk mengatasi zat zat asing atau racun untuk tubuh.

3. Kurang minum air putih
Air putih sangat diperlukan untuk tubuh dan hampir semua organ tubuh membutuhkannya. Ketika anda kekurangan minum air putih, maka amandel pun rentan mengalami peradangan dan kambuh kembali. Air putih digunakan oleh tubuh secara penetralisir terutama untuk menghadapi kuman dan bakteri dalam tubuh. Air putih juga dapat melancarkan pencernaan dan menjaga kesehatan kulit. Saat sedang sakit amandel dengan adanya gejala pembengkakan, pastikan bahwa anda sering-sering minum air putih agar tidak dehidrasi. Jika tidak terbiasa minum air putih, anda bisa mendapatkan pasokan cairan dengan minum teh, makan sayur dengan kuah yang banyak atau membuat jus dari buah yang kaya mineral.

Agar Amandel Bengkak tidak semakin parah, ada beberapa hal yang harus dilakukan mulai dari menjaga tubuh agar tetap fit dengan cara banyak istirahat, tidak stress dan tidak melakukan kerja berat apalagi saat demam, tubuh tidak boleh dehidrasi dan lainnya. Hal lainnya yang juga harus diperhatikan adalah pantangan. 

Minuman danMakanan Pantangan Amandel Bengkak Yang Harus Anda Hindari

Berikut beberapa pantangan saat amandel sedang bengkak:

1. Hindari makanan pedas
Saat amandel sedang bengkak, sudah pasti menjadi lebih sensitif terhadap makanan yang pedas. Sebab, makanan yang pedas akan memberikan sensasi panas dan melukai amandel. Sensasi pedas muncul sebagai reaksi lidah yang merasa kesakitan karena menahan senyawa tersebut. Jadi, makanan pedas wajib dihindari terlebih dahulu. Anda harus menghindari saus, sambal cabai dan hindari menambahkan merica dalam masakan.

2. Ikan
Penderita radang amandel juga memiliki pantangan dalam mengkonsumsi ikan. Ikan memang banyak protein yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Tetapi, dengan kondisi sakit amandel, makanan dengan berbagai jenis ikan harus dihindari seperti ikan asin atau ikan lainnya. Alasan mengapa harus menghindari ikan adalah sebab ada beberapa ikan yang sensitif pada amandel. Beberapa diantaranya dilengkapi banyak duri yang cukup mengkhawatirkan dan bisa melukai Amandel Bengkak.

3. Hindari minuman dingin
Minuman instan atau minuman seduh juga minuman bersoda harus ditinggalkan sementara. sebab, minuman dingin sangat sensitif pada amandel yang sedang meradang. Sebab, amandel yang meradang dan minuman yang dingin memiliki suhu yang berbeda. Sedangkan amandel membutuhkan waktu untuk melakukan penyesuaian. Saat penyesuaian yang dilakukan gagal, maka sudah pasti akan memperparah kondisi Amandel Bengkak.

4. Makanan instan harus berhenti
Mie instan, jajanan snack atau ciki dan makanan dengan banyak vetsin atau micin harus disingkirkan. Sebab, dalam semua makanan tersebut terdapat bumbu yang tidak baik untuk kesehatan tubuh apalagi saat amandel sedang bengkak. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengurangi asupan makanan tersebut agar cepat sembuh. Dalam mie instan sendiri, terdapat berbagai bumbu yang dilengkapi dengan zat berbahaya yang dapat memperparah kondisi pembengkakan di amandel. Saat amandel sedang bengkak, amandel harus istirahat total dari berbagai bahan pengawet pada makanan terutama makanan instan.

5. Minuman alkohol juga harus disingkirkan dulu
Alkohol memang tidak memabukkan, tetapi alkohol sangat cepat merusak jaringan-jaringan pada amandel. Dalam kondisi Amandel Bengkak, maka amandel bisa mengalami infeksi yang lebih parah karena tidak mampu menahan senyawa atau zat dari alkohol itu sendiri. Walaupun alkohol memberikan rasa rileks saat diminum, tetapi lebih besar keburukannya yakni merusak jaringan yang berfungsi baik dalam tubuh.

Itulah penjelasan mendalam mengenai tanda-tanda atau ciri-ciri penyebab Amandel Bengkak dan pantangannya dari kami Tenggorokan.COM . Semoga bermanfaat!

Ciri-Ciri Amandel Bengkak Membesar, Meradang, Harus Dioperasi

Kata amandel mungkin sudah tidak asing lagi untuk didengar ditelinga kita, penyakit ini termasuk jenis penyakit biasa. Tetapi amandel ini tidak boleh disepelekan karena sewaktu waktu penyakit ini bisa berbahaya dan memerlukan bantuan dokter dalam menyembuhkannya. Ada dua jenis penyakit amandel yaitu amandel bengkak dan amandel meradang. Keduanya memiliki ciri ciri amandel yang hampir sama. Berikut dibawah ini ulasan seputar ciri-ciri amandel bengkak dan amandel radang.

Ciri-Ciri Amandel Bengkak Membesar, Meradang, Kapan Harus Dioperasi
Ciri-Ciri Amandel Bengkak Membesar, Meradang, Harus Dioperasi

A. Ciri-Ciri Amandel Amandel Bengkak

Amandel bisa datang kapan pun dan dialami oleh siapapun baik anak-anak maupun orang dewasa. pada kenyataanya amandel dimiliki oleh setiap orang, dimana amandel itu sendiri berfungsi sebagai penyaring racun, kuman, dan bakteri yang masuk kedalam tubuh melalui mulut dan hidung. 

Amandel yang terkena infeksi maka secara otomatis fungsi dari amandel itu sendiri tidak bekerja dengan baik, sehingga amandel tersebut mengalami pembengkakan. Gejala atau ciri –ciri dari amandel Membesar bengkak yaitu diantaranya :
1. Mengalami sakit pada area tenggorokan
Sakit tenggorokan menimbulkan efek samping lainnya yaitu berkurangnya nafsu makan, sesak napas karena terhimpitnya saluran pernapasan.

2. Kesulitan saat menelan makanan dan minuman
Karena adanya rasa sakit pada area tenggorokan yang diakibatkan oleh amandel tersebut, sehinga menyebabkan kesulitan saat menelan makanan ataupun minuman.

3. Sakit kepala.
Sakit kepala meruoakan salah satu gejala yang ditimbulkan dari amandel.

4. Demam tinggi
Demam adalah suatu reaksi tubuh yang menandakan bahwa salah satu sistem tubuh sedang bermasalah.

5. Muntah
Akibat tidak adanya asupan makanan yang masuk kedalam tubuh yang diakibatkan amandel yang membengkak dan meradang. Seseorang yang menderita amandel tersebut akan sering muntah.

6. Bau mulut yang kurang sedap
Saat amandel tidak berfungsi dengan baik, maka kuman dan bakteri akan lebih cepat masuk dan bercampur dengan air liur. Oleh sebab itu mulut menjadi bau.

7. Influenza
Karena melemahnyya sistem kekebalan tubuh, akibat dari tidak bekerjanya amandel, tubuh anda rentan terkena penyakit influenzaa dan batuk.

8. Leher terasa kaku dan nyeri.
Karena adanya pembengkakan pada amandel sehingga menyebabkan syaraf pada area leher mengalami tekanan. Sehingga leher akan terasa kaku dan susah untuk digerakan.

9. Ngorok ( mendengkur )
Amandel yang membengkak sehingga saluran pernapasan terganggu membuat udara yang keluar dari hidung dan tenggorokan tidak lancar atau terhambat.

10. Badan terasa lesu
Adanya virus yang menyerang sistem imun pada tubuh, menyebabkan tubuh anda sangat rentan terkan capek, lelah dan lesu.

11. Suara menghilang
Semakin membesarnya amandel semakin pula rongga mengalami penyempitan. Maka secara otomatis mengganggu pita suara. Kondisi inilah yang menyebabkan suara anada menghilang sementara waktu.
12. Sakit Perut
Karena tidak adanya asupan makanan,diakibatkan karena sulitnya menalan makanan, sehingga perut akan mengalami perih, kembung, dan panas dalam.

13. Membesarnya kelenjar getah bening
Jika salah satu sistem tubuh bermaslaah, maka secara otomatis kelenjar getah bening akan membengkak. Kelenjar getah bening ini bisa kembali mengecil apabila salah satu sistem yang bermasalah tersebut telah sembuh.

14. Sakit telinga
Telinga dan tenggorokan, kedua saling berhubungan, jika tenggorokan bermasalah maka telinga pun akan ikut merasakan nyeri nya. Seperti halnya penyakit amandel ini. sakit telinga bisa sembuh asalkan penyakit amandel juga sembuh.

15. Amandel berwarna merah dan membesar ( bengkak)

16. Terdapat plek putih dan kekuningan pada amandel,
Amandel yang membengkak selain disebabkan oleh terinfeksinya racun, yaitu penyebab lain nya akibat dari makanan dan minuman yang tidak sehat. terlalu sering mengkonsumsi makanan yang berlemak, asam , makanan pedas, makanan yang panas, minuman dingin,serta mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung zat pewarna yang berbahaya. Kemudian kurangnya mengkonsumsi asupan vitamin C.Itulah 12 tand-tadan amandel bengkak selanjutnya ke tanda-tanda amandel meradang .

B.  Ciri-Ciri Amandel Radang Amandel ( Tonsilitis)


Seperti halnya amandel yang membengkak radang amandel ( tonsislitis ) uga disebabkan terinfeksinya oleh racun strepstococcus. Radang amandel terbagi kedalam dua jenis yaitu radang amandel kronis dan radang amandel akut.

1. Radang amandel kronis
Gejala yang sering dialami oleh radang amandel yaitu sakit tenggorokan yang muncul secara berulang-ulang atau sering, kemudian keluarnya nanah pada area lekukan amandel. Amandel berwarna merah dan terdapat bercak putih kekuning-kuningan. Kondisi amandel yang sering membesar secara tiba-tiba,
2. Radang amandel akut
Gejala yang sering dialami oleh radang amandel akut yaitu sakit tenggorokan mulai dari yang teringan sampai dengan rasa sakit terparah. Selain sakit tenggorokan, amandel akut juga menybabkan nyeri pada saat menelan makanan, demam tinggi, menggigil, sakit kepala, sakit telinga, kelenjar getah benih membengkak, dll.


C. Ciri-Ciri Amandel Harus Dioperasi

ciri-ciri amandel yang harus diopersi apa saja ? disini akan sedikit dijelasakan : 
  1. Tonsil memilik ukuran yang sangat besar dan menyebabkan sulitnya bernafas, sulit menelan, mengganggu bernafas saat tidur atau dapat menyebabkan komplikasi pada jantung dan paru-paru akibat infeksi bakteri streptococcus,
  2. Peradangan amandel yang dapat membuat si penderita kejang demam, 
  3. Terdapatnya bisul yang amat besar di daerah sekitar amandel yang tidak bisa diobati dengan pengobatan,
  4. Keadaan tonsil sedemikian rupa sehingga perlu dilakukan pemeriksaan jaringan tonsil, infeksi amandel sering terjadi berulang-ulang sedikitnya lebih dari tujuh kali dalam satu tahun.  
Namun bila masih memungkinkan,  sebaiknya  menghindari operasi.Agar amandel terhindar dari peradangan, sebaiknya menghindari makanan yang bisa memjadi pemicunya dan konsultasi pada pakar pengobatan herbal Alami .

D. Cara Mencegah Amandel

Kedua jenis amandel diatas bisa diatasi.
Amandel ternyata bisa menular kepada siapa saja dan kapan pun. Oleh sebab itu yuk sebelum kita terkena penyakit amandel sebaiknya kita terlebih dahulu mencegahnya yaitu dengan cara sebagai berikut :

1. Menjaga kebersihan diri
Yaitu dengan cara rutin membersihkan tangan sebelum dan sesudah makan, dan berbagai macam kegiatan lainnya.

2. Menjauhi orang-orang yang sedang sakit, biasanya influenza dan batuk lebih cepat menularnya.

3. Hindari makanan yang pedas, asam, makanan yag berminyak, minuman dingin, makanan dan minuman yang mengandung zat pewarna berbahaya, makan yang mengandung pengawet.

4. Hindari penggunaan berbagai perlengakapan orang lain. 

E. Cara menghilangkan Penyakit Amandel

Ada dua cara untuk menghilangkan penyakit amandel, diantaranya :
Pertama : dengan cara memerlukan bantuan dokter dan team medis yaitu melalui jalur operasi.
Kedua : dengan menggunakan obat-obatan herbal yang terbuat dari bahan-bahan alami. Diantaranya
1. Jeruk nipis
Sipakan jeruk nipis lalu peras setalah itu air perasan jeruk nipis tersebut minum 2-3 x sehari. agar mengurangi rasa amasam anda bisa menambahkan sedikit madu murni.
Buah mengkudu

Siapkan dua buah mengkudu yang sudah matang, kemudian buah mengkudu tersebut diparut lalu disaring. Setalah itu tambahkan madu murni secukupnya kemuidian minum secara teratur.

2.Daun benalu
Daun benalu bisa dengan mudah kita dapatkan. Daun benalu bisa dimanfaatn sebagai obat untuk amandel, yaitu dengan cara merebus beberpa lembar daun benalu, kemudian air rebusan benalu minum secara rutin 3 x sehari selama dalam proses penyembuhan.

3.Kulit manggis
Kulit manggis ternyata memiliki banyak khasiat diantaranya bisa menyembuhkan panas dalam, penyakit syaraf, kencing manis, ambeieun, dll. dan untuk amandel bisa dimanfaatkan dengan cara, merebus beberapa kulit manggis yang sudah kering, kemudian air rebusan dikumur-kumur. Lakukan secara teratur selama masa penyembuhan.


Itulah beberapa ciri-ciri amandel dan cara mengatasi penyakit amandel yang bisa anda ketahui dengan mudah. jika anda mengalami gejala-gejala seperti diatas, maka segera memeriksakan diri kepada dokter serta melakukan pencegahan. Semoga artikel diatas bisa menjadi bacaan yang bermanfaat bagi kita semua.Jangan lupa ya kujungi lagi Tenggorokan.COM bila anda mengalami masalah pada Amandel .