Apa Ciri Ciri Radang Tenggorokan Dan Pengobatannya Pada Anak Bayi Balita Dan Orang Dewasa

Loading...
loading...
Apa Itu Radang Tenggorokan ? Untuk seseorang yang sudah pernah mengalami radang tenggorokan, maka sudah pasti mudah paham dengan Ciri Ciri Radang Tenggorokan. Saat menderita radang tenggorokan, dipastikan hari-hari terasa seperti tersiksa sebab benar-benar mengganggu dan bahkan terasa mengubah seluruh aktivitas yang sudah anda rencanakan. Penyakit ini memang sering ditemukan pada masyarakat dan menjangkiti berbagai usia mulai dari bayi, anak-anak bahkan orang dewasa dan lanjut usia.

Ciri Ciri Radang Tenggorokan Dan Pengobatannya Pada Anak Bayi Balita Dan Orang Dewasa

Ciri Ciri Radang Tenggorokan Dan Pengobatannya Pada Anak Bayi Balita Dan Orang Dewasa
Radang tenggorokan bisa bervariasi, kadang berlangsung ringan dan bahkan pada kondisi tertentu bisa menjadi sangat beresiko untuk kesehatan karena kuatnya kuman yang menyerang dan menjadi penyebabnya. Radang menjadi sangat berbahaya ketika kuman tersebut mampu menyebabkan terjadinya komplikasi pada panyakit lainnya. Maka dari itu, anda benar-benar disarankan untuk tidak meremehkan sakit radang tenggorokan yang sedang dialami. Kunci utama agar penyembuhan bisa lebih cepat adalah dengan melakukan pencegahan serta pengobatan sejak dini supaya penyakit pun tidak tambah parah dan beresiko.

Ada banyak faktor yang menyebabkan radang tenggorokan dan umumnya adalah infeksi mikroorganisme seperti virus atau bakteri. Bakteri yang kerap kali menginfeksi adalah streptococcus, bordetella pertusis, arcanobacterium haemolyticum dan corynebacterium diphteriae. Tetapi, jika disebabkan dari golongan virus maka bisa jadi adalah virus influenza, virus croup, campak, apthous stomatitis dan mononucleosis.

Faktor lainnya yang menyebabkan radang tenggorokan adalah alergi, paparan zat-zat kimia yang memicu iritasi, polusi udara, dehidrasi, tumor atau kanker dan merokok.

Ciri Ciri Radang Tenggorokan yang Paling Umum

Biasanya, radang tenggorokan muncul ketika daya tahan tubuh sedang melemah dan didukung dengan cuaca ekstrim, kondisi lingkungan yang berubah-ubah misalnya terlalu dingin atau terlalu panas atau saat cuaca sedang berubah. Kebersihan personal yang kurang juga dapat membuat penularan radang tenggorokan menjadi semakin mudah. Untuk itu, sudah jadi keharusan bagi siapapun untuk mengenali Ciri Ciri dan gejala Radang Tenggorokan supaya bisa melakukan penanganan sejak dini. Berikut ciri-ciri yang bisa dipelajari:

1. Tenggorokan terasa kering, gatal dan nyeri
Umumnya, yang pertama kali dirasakan oleh penderita adalah rasa tidak nyaman di tenggorokan dengan sensasi gatal, kering dan juga nyeri. Saat daya tahan tubuh sedang baik, kondisi tersebut biasanya tidak akan berlangsung lama dan bisa sembuh sendiri jika penderita tersebut beristirahat. Berbeda jika daya tahan tubuh sedang melemah, maka kondisi menjadi tambah parah dengan berbagai gejala yang mengikuti.

Oleh sebab itu, saat Ciri Ciri Radang Tenggorokan seperti di atas mulai muncul, pastikan anda melakukan beberapa penanganan agar daya tahan tubuh bisa ditingkatkan. Misalnya, memperbanyak minum air putih hangat, beristirahat yang cukup, hindari stress dan banyak mengkonsumsi buah-buahan dengan kandungan vitamin C.

2. Sakit saat menelan
Rasa sakit saat menelan adalah Ciri Ciri Radang Tenggorokan Pada Anak bahkan penderita pun akan merasa sakit untuk menelan ludah, apalagi menelan makanan. Dengan kondisi demikian, penderita radang tenggorokan akan kehilangan selera makan. Asupan nutrisi dalam tubuh pun menjadi ikut menurun dan memperburuk kondisi peradangan. Oleh sebab itu, penderita tetap harus memaksakan diri untuk mengkonsumsi makanan namun dengan tekstur yang lebih halus supaya dapat melewati tenggorokan dengan sedikit mudah dan mengurangi rasa sakit untuk menelan.

3. Batuk dan pilek
Batuk dan pilek juga menjadi salah satu Ciri Ciri Radang Tenggorokan Pada Bayi . Radang tenggorokan biasanya disertai dengan batuk dan pilek terutama ketika cuaca sedang ekstrim. Biasanya, batuk dan pilek menjadi sedikit lama.

4. Demam
Demam merupakan mekanisme alami tubuh untuk menunjukkan pada anda bahwa sedang ada kuman yang masuk. Demam merupakan peningkatan suhu tubuh yang muncul disertai karena peradangan. Demam juga pertanda awal masuknya kuman dan jika demam berlangsung singkat, itu tandanya tubuh sudah bisa melakukan perlawanan dengan baik. Demam bisa sembuh dengan sendirinya ketika penderita diberikan asupan cairan yang banyak.

Tetapi, demam akan berlangsung lama jika kondisi tubuh sedang menurun dan kuman yang masuk cukup ganas. Mengkonsumsi penurun panas pun disarankan untuk mempercepat penurunan panas.

5. Perubahan bentuk fisik di pangkal tenggorokan
Memang tidak mudah melihat perubahan pada pangkal tenggorokan dan biasanya hanya bisa dilakukan oleh petugas medis untuk melakukan pemeriksaan fisik. Cara sederhananya adalah dengan berkaca di cermin sambil membuka mulut dengan lebar.

Pada penderita radang tenggorokan, terdapat perubahan warna di pangkal tenggorokan yang menjadi kemerahan dan muncul ruam-ruam. Kasus yang berat menunjukkan munculnya nanah, adanya membran yang menutup saluran pernafasan dan ada gelembung air yang berbentuk bintil-bintil.

6. Kelenjar getah bening membengkak
Ciri Radang Tenggorokan Kronis selanjutnya adalah pembengkakan pada kelenjar getah bening. Letaknya di pangkal leher. Jika kondisi normal, kelenjar getah bening ukurannya kecil dan susah diraba. Tetapi, ketika terkena radang tenggorokan maka bisa diraba dengan jari-jari sebab ukurannya menjadi besar. Pada kasus umum, pembengkakannya kecil dan ringan.

Jika kelenjar getah bening semakin membesar disertai dengan sesak napas, pastikan anda segera konsultasi dengan dokter. Beberapa kasus menunjukkan bahwa pembengkakan kelenjar getah bening juga menandakan ada penyakit lainnya seperti kanker getah bening atau difteri.
Baca juga :14 Cara Menghilangkan Sakit Tenggorokan Dengan Cepat Dan Alami

Pengobatan Radang Tenggorokan Pada Anak, Bayi dan Balita

Setelah mengetahui berbagai Ciri Ciri Radang Tenggorokan Pada Balita , bila dialami oleh anak anda, berikan air hangat yang sudah dicampur dengan lemon atau madu terutama jika anak sudah berusia di atas 2 tahun. Tetapi, madu tidak dianjurkan untuk bayi.

Si kecil juga harus diawasi dari kebiasaan makanan manis yang selalu menjadi pemicu radang tenggorokan. pada bayi, gosokkan minyak mustard di leher bayi guna memberikan rasa nyaman. Atau, berikan air rebusan bawang putih hangat. Jika mengalami kenaikan suhu seperti demam, segera periksakan ke dokter.

Pengobatan Radang Tenggorokan Pada Orang Dewasa

Meminum teh hangat akan membantu mengurangi rasa sakit radang tenggorokan. Pilih teh chamomile atau teh jahe untuk diminum secara teratur. Jahe bersifat ekspektoran yang akan mengeluarkan dahak pada saluran pernafasan, meningkatkan sirkulasi oksigen ke sel, membuang racun dan proses penyembuhan bisa dipercepat.

Cara lainnya adalah menggunakan madu dan lemon yang dicampur kedalam minuman anda. Atau, bisa dengan menggunakan bawang putih yang dapat membasmi bakteri dengan cara digigit dan dihisap sarinya.
Itulah penjelasan lengkap tentang Ciri Ciri Penyakit Radang Tenggorokan dan pengobatannya pada anak bayi balita dan orang dewasa. Melakukan penanganan sejak dini adalah hal yang paling tepat dilakukan sebagai pertolongan pertama agar radang tenggorokan tidak menjadi semakin parah. Tetapi, jika radang tenggorokan semakin membuat buah hati tidak nyaman, gampang menangis dan tidak mau makan, segera periksakan ke dokter. Untuk orang dewasa, jika radang tenggorokan tidak kunjung sembuh bahkan lebih dari 2 minggu, pastikan dengan memeriksakan ke dokter sebab bisa jadi radang tenggorokan yang muncul disebabkan oleh penyakit lain. Semoga membantu!

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon